Fenomena motor brebet setelah mengisi Pertalite dan Pertamax memicu banyak pertanyaan publik. Di berbagai daerah, pengendara melaporkan gejala yang sama: mesin tersendat setelah pengisian bahan bakar.
Isu utama mengarah pada penerapan campuran etanol dalam BBM, seiring program Bahan Bakar Nabati (BBN) yang dicanangkan pemerintah. Namun, sebagian pengguna menilai, uji coba bahan bakar beretanol belum disosialisasikan secara luas. Pertamina menegaskan tidak ada penurunan kualitas produk. “Semua bahan bakar sudah sesuai spesifikasi dan diuji sebelum diedarkan,” ujar perwakilan perusahaan.
Ahli otomotif menambahkan, motor lama dengan sistem karburator lebih sensitif terhadap perubahan kadar oktan dan etanol. “Etanol bersifat higroskopis, sehingga mudah menyerap air dan bisa mengganggu pembakaran,” jelas teknisi bengkel di Surabaya.
Fenomena ini dinilai sebagai peringatan dini bagi pemerintah dan Pertamina untuk memperkuat uji kompatibilitas bahan bakar baru terhadap berbagai tipe kendaraan di Indonesia.
---
📌 Sumber:
* Tempo.co – “Campuran Etanol di Pertalite, Apa Dampaknya ke Mesin?” (10 November 2025)
* CNBC Indonesia – “Motor Brebet, Pertamina Buka Suara Soal BBM Beretanol” (10 November 2025)
* Katadata.co.id – “Transisi Energi dan Tantangan Kendaraan Lama” (8 November 2025)